Senin, 12 November 2018

my high prince " cinta dalam diam "


NOVEL BY
MUSAIDATUL MAINA
MY HIGH PRINCE

CINTA DALAM DIAM

“aku mencintaimu dalam diam, tidak ada yang akan tau jika aku mencintaimu. cumun aku dan tuhan yang tau perasaanku selama ini ke kamu”





Chapter 1
Gadis yang berlari menuju kamar mandi tersebut,karena ia terbangun sudah menunjukkan  pukul seperempat lagi jam 7. Mana bisa ia akan santai dengan keterlambatannya yang sudah sangat mepet untuknya. Tidak lama ia membersihkan seluruh badannya ia langsung mengenakan baju seragam putih abu-abu. Ia mengikat rambutnya asal,biar bagaimana pun ia mengasalnya gadis ini tidak akan pudar kecantikannya sama sekali,maupun marah atau senyum.
Siapa yang tidak suka dengannya,Semua kaum adam berbondong-bondong ingin mendapatkan hati TASYA EDISTY WINATA. Nama yang cantik seperti orangnya, mempunyai rambut panjang yang lurus,dan suka menonton drakor sampai tidak tau diri. Eh maksudku tidak tau waktu. Pasti ia lambat bangun karena drakor? Sudah pasti jangan ditanya lagi.
TASYA adalah singkatan dari nama papa dan mamanya.TA itu adalah TARI dan SYA itu ada SYARIF. Nama yang diambil didepan nama mereka jadilah TASYA.
Ia menurukan anak tangga dengan kecepatan yang ia bisa. Tasya melihat kearah  dapur,yang ai dapatkan adalah seorang perempuan dan lelaki paruh baya sedang asik menyantap makanan pagi hari. Ia mendengus kesal menatap tajam kearah dapur.
“mami jahat!” ucapnya kesal.
“ kok datang marah marah sih sayang” ucap tari mama tasya. Tari yang tidak mengerti kenapa anak perempuannya itu datang dengan wajah yang kesal.
“ mami gak bangunin tasya,jadi tasya udah telat pastinya” jawabnya.
“mama udah bangunin kamu, eh kamu malam gak ada respon untuk bangun. Yaudah mama tinggalin aja. Kirain kamu gak mau sekolah.” Jawab tari memberitahu. Syarif melihat orang yang sangat ia sayangi lagi berdebat mulut,mempersilahkan anak kesayangannya memberikan tempat duduk di sebelahnya untuk dipersilahkan sarapan pagi. Tetapi waktu tidak bisa diputar lagi. Ia langsung mengambil tangan kedua orang tuanya untuk berpamitan. “sayang gak sarapan dulu nih,sebelum berangkat kesekolah?” Teriak tari yang ia dapatkan putrinya yang sudah tidak terlihat oleh mereka.
“nanti aja mam. Tasya sarapannya disekolah aja” teriak tasya yang sudah mengambil kunci mobilnya.

***
  Tasya yang sudah samapai di sekolah tunas bangsa, ia membelalakan matanya tidak percaya. ia melihat gerbang yang cukup tinggi itu sudah tertutup rapat. tasya membuang napasnya pasrah. sudah pasti ia akan diceramahi oleh guru jaga hari ini. pasrah dengan apa yang ia dapatkan.
PIIIIPP PIIIPPP
suara klakson milik mobil tasya membuat satpam yang sedang hormat terganggu. kenapa pak satpam hormat?. Tasya memukul jidatnya baru ingat, kalau hari ini adalah hari senin . pasti hukumannya bertambah. karena tidak sopan  membunyikan klakson saat sedang upacara.
Tasya manggaruk- garuk puncak kepala yang tidak gatal. karena takut dengan kelakuannya hari ini.
Satu jam ia menunggu upacara selesai , akhirnya ia dibukakan pintu dengan sopan. Ia disambut halus oleh pak satpam. “aduh neng tasya keren sekali deh. membunyikan suara klakson saat upacara” kata pak satpam sedikit menyindir dengan senyum . tasya yang mendengar pengakuan itu malu bertubi -tubi.
firasat tasya sudah tidak enak . ia meparkirkan mobilnya sangat canggung. gugup untuk turun dari mobilnya. ia penjamkan matanya sejenak dan menarik napas dalam-dalam dan di hembuskan dengan pasrah.

sakakmat, mata yang membuat tasya takut lansung tertuju kepadanya. mata itu sangat tajam seperti silet,membuat tasya cuman menyengir tak berdosa. tasya mendekatkan diri kepada guru piket dan tak lupa menundukkan kepalanya. seprti mengheningkan cipta. karena ia tidak mengikuti upacara jadi ia menundukkan kepala untuk mengheningkan cipta sendiri.
“kenapa kamu lambat?!” Tanya perempuan paruh baya itu dengan nada  kilernya. siapa yang tidak kenal dengan guru ini?. pasti semua kenal dengan bu seta. cuman orang  gila yang tidak kenal bu seta. bu seta terkenal dengan guru yang prioritas guru kejam di sekolah tunas bangsa. kalau bisa dibikinkan group guru kiler,mungkin bu seta pemimpin group tersebut. ia  menghukum murid-murid yang lambat tidak tau diri. jadi siapa orang yang sudah berurusan dengannya,terima dengan lapang dada apa yang akan ia kasihkan hukuman itu.
“kamu tau kesalahan kamu apa?” tasya mengangguk mengerti apa kesalahnya ia buat hari ini. “kalau bagitu apa yang kamu tunggu sekarang! mau ibu perjelas hukumannya?” Tanya dengan tegas,membuat tasya mengeluarkan keringat dingin diseluruh badannya. padahal cuaca hari ini sangat mendukung. matahari yang terik sudah ditutupi dengan awan tebal.
sebelum mendengar apa yang diberitahukan hukuman,tasya langsung bargegas kesuatu ruangan untuk dibersihkan.
***
ia melihat gedung besar yang akan di kerjakannya. yaitu gedung basket. waw gedung basket tidak kecil loh?. ia mengambil peralatan sapu. setiba ia digedung tersebut,ada seseorang yang memantulkan bola kelantai yang disebut dribell. tasya melihat sosok cowok yang sedang bermain sendirian itu sampai menggelengkan kepala dengan tidak percaya cowok yang ia cinta dalam diam  ada didepan matanya SEKARANG!. mood yang tidak bagus buat tasya menjadi mood paling berharga yang tidak tertandingi.
tetapi ia biasa saja saat didepannya,ia tidak mau terlihat murahan di matanya atau menampakan sosok kagum. karena tasya tau seorang cowok pamous itu tidak suka dengan seorang cewek yang kecentilan.
 siapa yang tidak kenalnya dengannya? TIRTA ABRAHAM anak dari pemilik sekolah yang sekarang tasya tempati. cowok yang berpostur tubuh yang atletis ,tinggi seperti tian listrik. tapi tidak setinggi itu sih. mempunyai paras wajah yang tak kalah ganteng dengan oppa-oppa korea. di sampingkan dengan tasya dan tirta jauh banget tingginya. tasya tingginya sampai di lengan tirta. waw jauh banget kan?.
Tasya menghampiri cowok itu. “permisi. Gue mau nyapu,mendingan lo lanjutin permainan basket lo nanti aja. Gue lagi disuruh bu seta.” Celetuk tasya. Tasya menatapnya dengan lekat. Ia tidak sanggup melihat mata elang cowok itu.
“siapa lo bisa ngatur-ngatur gue?” jawabnya dingin. Itu sudah sangat jelas. Tetapi tasya harus menahan godaan setan yang terkutuk itu. Supaya tidak terjerumus dengan paras tampannya. Ia harus terlihat biasa saja,seperti tidak ada apa-apa. “o. lo belum kenal gue ? perkenalkan nama gue tasya edisty winata,kelas 11 ipa 4. Dan bisa dipanggil bebeb tasya” ucap tasya sok sokan. Titra yang mendengar itu cuman metapnya tajam. Ia tersenyum jahil “jadi cewek jangan sok.PD!” Tirta menekan di kata terakhirnya dengan tajam dan juga mendorong kepala tasya.
Sumpah! Tasya tidak bisa percaya dengan kelakuan tirta terhadapnya. Tirta mendorong kepalanya yang cukup kuat . tasya menggit bibir bawahnya untuk bersabar. Hari ini tasya tidak peduli siapa yang di hadapannya sekarang. Bisa-bisanya ia mendorong kepala gadis itu. Amarah gadis ini tidak pernah ia perlihat kepada orang yang ia cinta dalam diam. Tidak perduli LAGI!.
“ BIASA AJA DONG COWOK,BIAR GAK USAH DORONG KEPALA GUE SEGALA!!” tasya mengucapkan dengan nada tinggi,ia sangat benci kepalanya di dorong seperti itu.
Cowok itu langsung pergi,tidak perduli dengan omelan tasya barusan. Ia mengusap dadanya untuk bersabar. Emosinya tidak bisa ditahan. Tapi kalau ia melawan urusan tambah panjang. Tasya tidak suka berbau ruang BK cuman masalah sepele.
untung cinta,untung sayang,kalau enggak ada semua itu gue cincang-cincang habis loh!” .batin tasya sabar dengan perlakuan cowok itu.

***
“TASYAA!!” seorang gadis berambut panjang memekik,berlari kearah temannya yang sedang makan.
“uuhuhukk” gadis yang tadi mengagetkan tasya menyodorkan segelas air mineral.
“minum dulu” tasya meminum air tersebut. Ia menatap kearah gadis yang mengagetkan nya barusan dengan tatapan kesal.
“kalau gue mati gimana ha?!” Tanya tasya kesal.
“kan belum mati juga sya” ejeknya. Tasya mendengar itu memutar bola matanya.
tasya melanjutkan makannya. Gadis yang sedang bersamanya memesan mie goreng dengan 2 porsi,tasya mendengar itu kaget dengan pesanan gadis di hadapannya ini. “cie yang mau gemuk” goda tasya.
“apaan sih. Lo kira gue mau makan sebanyak itu. Gak mampu gue”
“terus?,” tasya menatapnya ”oo gue tau,lo baik banget yah dinda mau traktir gueee” lanjutnya manja.
DINDA KINARA,teman atau sahabat SMPnya yang selalu bersama dalam keaadan susah dan duka. Ia mempunyai keperbadian yang selalu ceria tidak kalah cerianya dengan sahabat satunya ini yaitu SITI CERIA,nama saja ceria apalagi orangnya selalu ceria dalam masalah apapun tidak penah menangis,murung,dll, Bukan ceriah kalau namanya.
“PD baget sih lo mau di beliin. Ini tu punya si ceria.” Ucap dinda. Tanya mencibir.