NOVEL
BY
MUSAIDATUL
MAINA
MY HIGH
PRINCE
CINTA DALAM
DIAM
“aku mencintaimu dalam diam, tidak ada yang akan tau jika
aku mencintaimu. cumun aku dan tuhan yang tau perasaanku selama ini ke kamu”
Chapter 1
Gadis
yang berlari menuju kamar mandi tersebut,karena ia terbangun sudah
menunjukkan pukul seperempat lagi jam 7.
Mana bisa ia akan santai dengan keterlambatannya yang sudah sangat mepet
untuknya. Tidak lama ia membersihkan seluruh badannya ia langsung mengenakan
baju seragam putih abu-abu. Ia mengikat rambutnya asal,biar bagaimana pun ia
mengasalnya gadis ini tidak akan pudar kecantikannya sama sekali,maupun marah
atau senyum.
Siapa
yang tidak suka dengannya,Semua kaum adam berbondong-bondong ingin mendapatkan
hati TASYA EDISTY WINATA. Nama yang cantik seperti orangnya, mempunyai rambut
panjang yang lurus,dan suka menonton drakor sampai tidak tau diri. Eh maksudku
tidak tau waktu. Pasti ia lambat bangun karena drakor? Sudah pasti jangan
ditanya lagi.
TASYA
adalah singkatan dari nama papa dan mamanya.TA itu adalah TARI dan SYA
itu ada SYARIF. Nama yang diambil didepan nama mereka jadilah TASYA.
Ia
menurukan anak tangga dengan kecepatan yang ia bisa. Tasya melihat kearah dapur,yang ai dapatkan adalah seorang
perempuan dan lelaki paruh baya sedang asik menyantap makanan pagi hari. Ia
mendengus kesal menatap tajam kearah dapur.
“mami
jahat!” ucapnya kesal.
“
kok datang marah marah sih sayang” ucap tari mama tasya. Tari yang tidak
mengerti kenapa anak perempuannya itu datang dengan wajah yang kesal.
“
mami gak bangunin tasya,jadi tasya udah telat pastinya” jawabnya.
“mama
udah bangunin kamu, eh kamu malam gak ada respon untuk bangun. Yaudah mama
tinggalin aja. Kirain kamu gak mau sekolah.” Jawab tari memberitahu. Syarif
melihat orang yang sangat ia sayangi lagi berdebat mulut,mempersilahkan anak
kesayangannya memberikan tempat duduk di sebelahnya untuk dipersilahkan sarapan
pagi. Tetapi waktu tidak bisa diputar lagi. Ia langsung mengambil tangan kedua
orang tuanya untuk berpamitan. “sayang gak sarapan dulu nih,sebelum berangkat
kesekolah?” Teriak tari yang ia dapatkan putrinya yang sudah tidak terlihat
oleh mereka.
“nanti
aja mam. Tasya sarapannya disekolah aja” teriak tasya yang sudah mengambil
kunci mobilnya.
***
Tasya yang sudah samapai di sekolah
tunas bangsa, ia membelalakan matanya tidak percaya. ia melihat gerbang yang
cukup tinggi itu sudah tertutup rapat. tasya membuang napasnya pasrah. sudah
pasti ia akan diceramahi oleh guru jaga hari ini. pasrah dengan apa yang ia
dapatkan.
PIIIIPP PIIIPPP
suara klakson milik mobil tasya membuat satpam yang sedang hormat
terganggu. kenapa pak satpam hormat?. Tasya memukul jidatnya baru ingat, kalau
hari ini adalah hari senin . pasti hukumannya bertambah. karena tidak
sopan membunyikan klakson saat sedang
upacara.
Tasya manggaruk- garuk puncak kepala yang tidak gatal. karena takut
dengan kelakuannya hari ini.
Satu jam ia menunggu upacara selesai , akhirnya ia dibukakan pintu dengan
sopan. Ia disambut halus oleh pak satpam. “aduh neng tasya keren sekali deh.
membunyikan suara klakson saat upacara” kata pak satpam sedikit menyindir dengan
senyum . tasya yang mendengar pengakuan itu malu bertubi -tubi.
firasat tasya sudah tidak enak . ia meparkirkan mobilnya sangat canggung.
gugup untuk turun dari mobilnya. ia penjamkan matanya sejenak dan menarik napas
dalam-dalam dan di hembuskan dengan pasrah.
sakakmat, mata yang
membuat tasya takut lansung tertuju kepadanya. mata itu sangat tajam seperti
silet,membuat tasya cuman menyengir tak berdosa. tasya mendekatkan diri kepada
guru piket dan tak lupa menundukkan kepalanya. seprti mengheningkan cipta.
karena ia tidak mengikuti upacara jadi ia menundukkan kepala untuk
mengheningkan cipta sendiri.
“kenapa kamu lambat?!” Tanya perempuan paruh baya itu dengan nada kilernya. siapa yang tidak kenal dengan guru
ini?. pasti semua kenal dengan bu seta. cuman orang gila yang tidak kenal bu seta. bu seta
terkenal dengan guru yang prioritas guru kejam di sekolah tunas bangsa. kalau
bisa dibikinkan group guru kiler,mungkin
bu seta pemimpin group tersebut. ia menghukum murid-murid yang lambat tidak tau
diri. jadi siapa orang yang sudah berurusan dengannya,terima dengan lapang dada
apa yang akan ia kasihkan hukuman itu.
“kamu tau kesalahan kamu apa?” tasya mengangguk mengerti apa
kesalahnya ia buat hari ini. “kalau bagitu apa yang kamu tunggu sekarang! mau
ibu perjelas hukumannya?” Tanya dengan tegas,membuat tasya mengeluarkan
keringat dingin diseluruh badannya. padahal cuaca hari ini sangat mendukung.
matahari yang terik sudah ditutupi dengan awan tebal.
sebelum mendengar apa yang diberitahukan hukuman,tasya langsung
bargegas kesuatu ruangan untuk dibersihkan.
***
ia melihat gedung besar yang akan di kerjakannya. yaitu gedung
basket. waw gedung basket tidak kecil loh?. ia mengambil peralatan sapu. setiba
ia digedung tersebut,ada seseorang yang memantulkan bola kelantai yang disebut dribell. tasya melihat sosok cowok yang
sedang bermain sendirian itu sampai menggelengkan kepala dengan tidak percaya
cowok yang ia cinta dalam diam ada
didepan matanya SEKARANG!. mood yang
tidak bagus buat tasya menjadi mood paling
berharga yang tidak tertandingi.
tetapi ia biasa saja saat didepannya,ia tidak mau terlihat murahan
di matanya atau menampakan sosok kagum. karena tasya tau seorang cowok pamous itu tidak suka dengan seorang
cewek yang kecentilan.
siapa yang tidak kenalnya
dengannya? TIRTA ABRAHAM anak dari pemilik sekolah yang sekarang tasya tempati.
cowok yang berpostur tubuh yang atletis ,tinggi seperti tian listrik. tapi
tidak setinggi itu sih. mempunyai paras wajah yang tak kalah ganteng dengan oppa-oppa korea. di sampingkan dengan
tasya dan tirta jauh banget tingginya. tasya tingginya sampai di lengan tirta.
waw jauh banget kan?.
Tasya
menghampiri cowok itu. “permisi. Gue mau nyapu,mendingan lo lanjutin permainan
basket lo nanti aja. Gue lagi disuruh bu seta.” Celetuk tasya. Tasya menatapnya
dengan lekat. Ia tidak sanggup melihat mata elang cowok itu.
“siapa
lo bisa ngatur-ngatur gue?” jawabnya dingin. Itu sudah sangat jelas. Tetapi
tasya harus menahan godaan setan yang terkutuk itu. Supaya tidak terjerumus dengan
paras tampannya. Ia harus terlihat biasa saja,seperti tidak ada apa-apa. “o. lo
belum kenal gue ? perkenalkan nama gue tasya edisty winata,kelas 11 ipa 4. Dan
bisa dipanggil bebeb tasya” ucap tasya sok sokan. Titra yang mendengar itu
cuman metapnya tajam. Ia tersenyum jahil “jadi cewek jangan sok.PD!” Tirta
menekan di kata terakhirnya dengan tajam dan juga mendorong kepala tasya.
Sumpah!
Tasya tidak bisa percaya dengan kelakuan tirta terhadapnya. Tirta mendorong
kepalanya yang cukup kuat . tasya menggit bibir bawahnya untuk bersabar. Hari
ini tasya tidak peduli siapa yang di hadapannya sekarang. Bisa-bisanya ia
mendorong kepala gadis itu. Amarah gadis ini tidak pernah ia perlihat kepada
orang yang ia cinta dalam diam. Tidak perduli LAGI!.
“
BIASA AJA DONG COWOK,BIAR GAK USAH DORONG KEPALA GUE SEGALA!!” tasya
mengucapkan dengan nada tinggi,ia sangat benci kepalanya di dorong seperti itu.
Cowok
itu langsung pergi,tidak perduli dengan omelan tasya barusan. Ia mengusap
dadanya untuk bersabar. Emosinya tidak bisa ditahan. Tapi kalau ia melawan urusan
tambah panjang. Tasya tidak suka berbau ruang BK cuman masalah sepele.
“untung cinta,untung sayang,kalau enggak ada
semua itu gue cincang-cincang habis
loh!” .batin tasya sabar dengan perlakuan cowok itu.
***
“TASYAA!!”
seorang gadis berambut panjang memekik,berlari kearah temannya yang sedang
makan.
“uuhuhukk”
gadis yang tadi mengagetkan tasya menyodorkan segelas air mineral.
“minum
dulu” tasya meminum air tersebut. Ia menatap kearah gadis yang mengagetkan nya
barusan dengan tatapan kesal.
“kalau
gue mati gimana ha?!” Tanya tasya kesal.
“kan
belum mati juga sya” ejeknya. Tasya mendengar itu memutar bola matanya.
tasya
melanjutkan makannya. Gadis yang sedang bersamanya memesan mie goreng dengan 2
porsi,tasya mendengar itu kaget dengan pesanan gadis di hadapannya ini. “cie
yang mau gemuk” goda tasya.
“apaan
sih. Lo kira gue mau makan sebanyak itu. Gak mampu gue”
“terus?,”
tasya menatapnya ”oo gue tau,lo baik banget yah dinda mau traktir gueee”
lanjutnya manja.
DINDA
KINARA,teman atau sahabat SMPnya yang selalu bersama dalam keaadan susah dan
duka. Ia mempunyai keperbadian yang selalu ceria tidak kalah cerianya dengan
sahabat satunya ini yaitu SITI CERIA,nama saja ceria apalagi orangnya selalu
ceria dalam masalah apapun tidak penah menangis,murung,dll, Bukan ceriah kalau
namanya.
“PD
baget sih lo mau di beliin. Ini tu punya si ceria.” Ucap dinda. Tanya mencibir.